Hubungan Rukun Beragama di Daerah Saya



Indonesia adalah negara Pancasila yang berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Sekarang ini Indoneia telah mengakui 6 agama, yang telah dianut oleh satiap warganegeranya. Halaupun Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari beragam suku, ras dan agama. Bangsa Indonesia adalah satu kesatuan dalam Pancasila dan menjujung tinggi Bhineka Tunggal Ika ( berbeda-beda tapi tetap satu).
Tetapi sungguh memprihatinkan dimana sekarang ini terjadi perbedaan antara agama minoritas dan agama mayaoritas di beberapa daerah Indonesia. Hal ini seharusnya tidak boleh terjadi di Indonesia, karena para pahlawan kita telah menetapkan Pancasila menjadi dasar negara kita.
Halaupun keadaan ini sangat memprihatinkan, tetapi di sebagian daerah lainnya, seperti di Indonesia timur. Saya tinggal dan besar di Indonesia Timur tepatnya di Jayapura.Hubungan kekeluargaan disana sangatlah mencerminkan kehidupan rukun beragama yang sesungguhnya. Disana bisa saja gereja dan majid di bagun saling berdampingan, sama-sama besar dan megah untuk para umatnya beribadah. Disana setiap orang yang beragama di bebaskan untuk beribadah menurut agama yang dianutnya, tanpa ada yang menghalangi dan rasa takut.
Salain itu, disana setiap hari raya diwajibkan untuk saling mengunjungi, makan dan mengobrol bersama. Artinya setiap idul fitri semua agama lainnya wajib untuk mengunjungi yang beragama islam, begitu sebaliknya saat natal setiap agama lainnya wajib berkunjung dengan yang beragama kristen. Begitu pula saat hari raya agama lainnya, jika mereka mengundang teman-temannya yang berbeda agama lainnya.Hal inilah yang mencerminkan sikap saling peduli dan menghormati tiap agama.
 Dengan demikian, seharusnya setiap daerah di Indonesia juga bisa melakukan hal yang sama dalam mencerminkan kehidupan rukun beragama. Halaupun Indonesia bagian Timur sedikit terlambat dalam pembagunannya, tetapi disana setiap orang masih saling peduli dan menghormati dalam beragama.
Sumber :