Selasa, 05 Januari 2016

Pengertian Pasar dan Jenis-Jenis Pasar

Gambar 3.1 Contoh Kegiatan di Pasar Apung Tradisional 
Pasar merupakan tempat bagi para pelaku ekonomi untuk melakukan semua kegiatan ekonomi, seperti kegiatan menjual ataupun kegiatan membeli. Secara luas pasar dapat diartikan sebagai tempat berinteraksinya penjual dan pembeli dalam menetapkan harga barang/ jasa yang akan  diperjual belikan.



Segala kegiatan yang berjalan dalam suatu pasar dapat mempengaruhi perekonomian dari suatu Negara, jika pasar perekonomian suatu Negara dapat berjalan dengan cepat dan teratur, dapat memberikan dampak perekonomian yang sangat menguntungkan bagi kehidupan dinegara tersebut, namun akan terjadi sebaliknya jika pasar perekonomiannya tidak berjalan dengan lancar, dimana terdapat penyelewengan-penyelewengan dari orang-orang yang mengatur pasar tersebut. 

  1. Fungsi Pembentukan Harga : Fungsi pembentukan harga. artinya pasar merupakan tempat dalam menentukan harga (nilai) suatu barang karna pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang saling berinteraksi atau saling tawar menawar sehingga memunculkan suatu kesepatakan suatu harga (nilai) barang tersebut.
  2. Fungsi Distribusi : Fungsi Distribusi. artinya pasar memudahkan produsen dalam mendistribusikan suatu barang kepada konsumen atau pembeli secara langsung.
  3. Fungsi Promosi : Fungsi Promosi. artinya pasar merupakan tempat yang paling cocok bgi produsen dalam memperkenalkan atau mempromosikan barangnya kepada konsumen.
     Berdasarkan strukturnya pasar dibedakan menjadi 4 bentuk, yaitu :
a. Pasar Persaingan Sempurna : murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.

Gambar 3.2 Contoh Pasar Pesaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
1) Banyak penjual dan pembeli.
2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
4) Harga ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
6) Tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil pertanian.

b. Pasar Monopoli : adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli terdapat ciri-ciri berikut ini.
Gambar 3.3 Contoh Pasar Monopoli PLN yang
Memonopoli Pasar Listrik di Indonesia 

a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).
b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.
c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan undang-undang atau karena teknik yang canggih.
d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.
e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga, contoh: PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).

c. Pasar Persaingan Monopolistis : adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Gambar 3.4 jasa Angkutan Umum TransJakarta
yang dipasarkan oleh Pemerintah Jakarta

Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.
b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.
c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.
d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.
f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.

d. Pasar Oligopoli : adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh:
perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen.
Gambar 3.5 Perusahaan yang Menjual Mobil
yang Tersebar di Dunia 
 Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.

SUMBER :